Gimana dengan Anda?

Darmadi El

Suatu hari, Saya ke Surabaya naik Kereta api Dhoho dari Stasiun Papar. Begitu duduk, didepanku sudah ada lelaki tua membawa karung. Sebentar-sebentar, Pak Tua tadi menendang dan menggoyang karungnya.

Didorong rasa penasaran, saya beranikan diri bertanya: “Maaf, Pak, karung ini isinya apa?”

Pak tua menjawab: “Tikus. Ada yang pesan untuk penelitian.”

Saya pun bertanya lagi: “Kenapa Bapak sering menendang dan menggoyang karung itu?”

Beliau menjawab: “Supaya terjadi keributan di antara tikus-tikus itu. Supaya mereka saling cakar sehingga mereka lupa kalau punya cakar dan gigi yang bisa merobek karung yang membungkus mereka”

Ya Allah… Saya jadi berfikir, jangan-jangan inilah yang terjadi di negeri kita. Ada pihak luar yang sengaja menggoyang bangsa yang besar ini, supaya bangsa ini lupa kalau mereka punya kekuatan, punya gigi dan cakar yang luar biasa.

Beberapa tahun terakhir ini saya amati, terjadi perselisihan antar pemuka agama. Anehnya, mereka menggunakan objek orang non muslim. Misalnya;

# Masalah kata kafir dipermasalahkan sedemikian hebohnya, padahal orang-orang non-muslim tidak respon sama sekali, karena kata kafir tidak ada dalam kitab mereka.

# Ucapan Selamat Natal. Ada yang mengucapkan ada yang menentang. Padahal kaum Nasrani tidak butuh ucapan itu. Saya punya teman beragama Kristen, dia bilang lebih suka diberi roti, gula atau minyak daripada ucapan natal.

Jujur… Saya juga lebih suka diberi BLT daripada ucapan idul fitri dari teman non muslim.

Gimana dengan Anda???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *